(Review) HIS (2020) Drama BL Jepang

0

His disutradarai oleh Imaizumi Rikiya dan diperankan oleh Miyazawa Hio (Igawa Shun) dan Fujiwara Kisetsu (Hibino Nagisa) sebagai pemeran utamanya.

Sinopsis

Siswa sekolah menengah, Shun dan Nagisa pertama kali bertemu dan jatuh cinta satu sama lain selama tahun pertama mereka. Bertahun-tahun kemudian ketika Shun akan lulus dari universitas, Nagisa mengatakan kepadanya bahwa dia tidak dapat melihat masa depan bersamanya. Mereka membuat keputusan untuk putus meskipun perasaan Shun masih kuat. Bertahun-tahun kemudian, Shun tinggal sendirian di daerah pedesaan, bekerja sebagai pemilik tokonya sendiri. Tapi apa yang terjadi ketika Nagisa tiba-tiba muncul dengan putrinya yang berusia 6 tahun Sora, dan Shun masih menyimpan perasaan untuk Nagisa. Saat mereka mulai menghabiskan waktu bersama, bisakah Nagisa menerima perasaan yang dia tahu telah ada selama ini.

Review

Selama beberapa tahun terakhir,thailand dan beberapa negara lain telah memberi kita drama dan film "Boys Love" dalam jumlah yang tidak terduga,namun kalau bisa jujur,hal ini telah membantu saya bertahan dari kekacauan pandemi yang kita jalani tahun ini. 

Namun, terlepas dari semua cerita menyenangkan dan mengharukan yang saya lihat dalam drama-drama ini, "tidak ada", saya ulang : TIDAK ADA yang bisa dibandingkan dengan karya seni yang dihasilkan film ini.

Saya tidak ingin memberi label ini sebagai BL karena menurut saya istilah tersebut belum tentu cocok dengan tema film ini. Sebaliknya, saya ingin menandainya sebagai karya LGBTQ+. Sederhana dan jelas. 

Sebagai seorang penikmat Film/Series BL saya telah jatuh cinta dengan menonton banyak BL,Meskipun demikian, saya melihat tingkat ketidakrealistisan yang mereka miliki. Mereka kebanyakan hanya Fans Service untuk mendapatkan popularitad. Tapi saya tetap mencintai mereka itu😋

"His" ternyata menjadi film yang sangat realistis yang menampilkan beberapa perjuangan menjadi homoseksual di masyarakat, terutama masyarakat konservatif Jepang, tidak seperti karya lain yang pernah saya lihat sebelumnya. Karakter dibiarkan berjuang, belajar, dan melangkah maju untuk pertumbuhan mereka sebagai manusia. Kita juga diberikan perspektif yang berbeda tentang situasi yang sama yang membantu membangun dunia yang ingin digambarkan film tersebut untuk empati pemirsa. 

Saya jatuh cinta dengan pemeran utama pria dan pemeran wanita (istri) karena mereka mengingatkan saya pada diri saya sendiri dan hal-hal yang telah saya lalui. Tak perlu dikatakan, saya telah merefleksikan diri saya sendiri berkat ini.

Saya tidak menganggap diri saya penggemar film Jepang karena saya merasa jarang bahkan sangat jarang menonton film dari jepang, tetapi saya senang bahwa kepuasan menonton film jepang terbayar dengan para artis yang memahami bagaimana hal-hal harus dilakukan, dan itu bagus banget! Saya senang melihat bagaimana emosi mereka menumpuk di wajah mereka dan penyampaiannya terasa alami.

Rekomendasi?

Ini jelas merupakan film yang akan saya simpan dan tonton ulang di masa yanv akan datang, dan saya sangat merekomendasikannya. Please, bantulah diri kalian dengan cara menonton cerita yang indah ini. Ini bukan tipikal drama yang mungkin biasa kamu lihat, tetapi saya jamin ini akan meninggalkan kesan di hati kalian.

Tags

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Post a Comment (0)
To Top