close  

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak Dihargai Atas Karyanya, Sutradara 'The Eighth Sense' Buka Suara Terkait Eksploitasi dan Hak Cipta

Tidak Dihargai Atas Karyanya, Sutradara 'The Eighth Sense' Buka Suara Terkait Eksploitasi dan Hak Cipta

Werner du Plessis, sutradara drama BL Korea "The Eighth Sense", baru-baru ini membagikan pembaruan terkait situasi yang sedang berlangsung di mana perusahaan produksi, entitas distribusi, dan agensi aktor terkait drama tersebut telah mengeksploitasi proyek tersebut dan mengeluarkan lima teguran hak cipta di saluran YouTube resminya.

Dalam pembaruannya, Werner du Plessis mengungkapkan kekecewaannya dengan tindakan pihak-pihak tersebut, yang menurutnya telah "mengeksploitasi" proyek "The Eight Sense" tanpa memberikan kompensasi yang disepakati. Dia juga mengatakan bahwa dia telah mencoba menghubungi mereka untuk menyelesaikan masalah, tetapi mereka tidak responsif.

Akibat teguran hak cipta tersebut, Werner du Plessis terpaksa menghapus lima video dari saluran YouTube resmi The Eight Sense, termasuk beberapa yang diunggah lebih dari empat bulan lalu. Namun, dia mengatakan bahwa dia membuat keputusan ini untuk mengamankan masa depan saluran tersebut dan memastikan penggemar dapat terus menikmati konten acara tersebut.

Tidak Dihargai Atas Karyanya, Sutradara 'The Eighth Sense' Buka Suara Terkait Eksploitasi dan Hak Cipta

Werner du Plessis juga mengatakan bahwa dia mungkin perlu meminta penggemar bersatu dan membantu melindungi kepentingan acara tersebut. Dia berterima kasih kepada penggemar atas dukungan mereka dan untuk merangkul pesan acara tersebut.

Situasi di sekitar "The Eighth Sense" memang tidak menguntungkan, tetapi penting untuk dicatat bahwa Werner du Plessis masih berkomitmen untuk melindungi esensi acara tersebut dan memungkinkan penggemar menikmatinya. Dia juga berterima kasih atas dukungan penggemar dan berharap mereka akan terus mendukungnya selama masa-masa sulit ini.

Situasi yang dihadapi Werner du Plessis dan "The Eighth Sense" ini sangat disayangkan. Sebagai sutradara, dia tentu telah bekerja keras untuk menciptakan acara yang berkualitas dan dinikmati oleh penggemar. Namun, pihak-pihak terkait tampaknya tidak menghargai upayanya dan malah mengeksploitasi proyek tersebut.

Tindakan pihak-pihak terkait ini juga dapat merugikan penggemar. Mereka tidak lagi dapat menikmati konten acara tersebut secara lengkap, termasuk video-video yang telah diunggah lebih dari empat bulan lalu.

Semoga masalah ini dapat diselesaikan dengan cepat dan adil. Werner du Plessis dan "The Eighth Sense" berhak mendapatkan haknya dan penggemar berhak untuk menikmati acara tersebut secara penuh.

Tidak Dihargai Atas Karyanya, Sutradara 'The Eighth Sense' Buka Suara Terkait Eksploitasi dan Hak Cipta

0 Comments

Type and hit Enter to search

Close

DAILYMOTION VIDEO LINKS

ADD PINTEREST BUTTON ON IMAGE

TV SERIES & MOVIES WIDGET SCRIPT

SHOPEE AFIILIATE

IKLAN ADSENSE